“Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak- anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.” Luk. 1113 Yesus mengajarkan bahwa kita harus memiliki inisiatif. Allah akan melihat sejauh mana usaha kita. Kita perlu meminta, mencari dan mengetuk hati Allah, agar apa yang kita minta dan cari akan kita dapatkan. Allah akan membuka pintu, bila kita mengetuk dengan benar. Untuk itu mari kita mohon rahmat dari-Nya, agar kita dipulihkan dan bisa menjadi tangan berkat bagi orang lain. Kita mengenal banyak orang kudus yang telah memberikan teladan iman, kasih dan pengabdian yang tulus kepada Tuhan. Hidup mereka dipersembahkan untuk Tuhan dan sesama. Mereka telah menjadi perpanjangan tangan Tuhan, menjadi berkat bagi sesama yang membutuhkan. Sebut saja, contoh yang tidak asing lagi bagi kita, ibu Teresa dari Kalkuta. Dalam hidupnya ia sangat berpihak kepada orang-orang kecil, miskin, sakit, tersingkirkan, bahkan mereka yang tidak perhitungkan. Semua itu karena cintanya kepada Tuhan, yang ia kenal dan ia sembah. Teladan Yesus telah mengakar dalam hidup ibu Teresa, dan itulah yang menjadi dasar untuknya berkarya. Ibu Teresa telah berhasil mencerminkan kasih Allah yang sejati dalam hidupnya, menjadi tangan berkat. Yesus menjelaskan fungsi doa dan mengapa Ia menghendaki pengikut-Nya berdoa dengan menyebut Bapa. Tuhan Yesus mengumpamakan penyampaian doa seperti orang yang meminta roti kepada sahabatnya waktu larut malam, saat sahabat serta seisi rumahnya sudah tidur lih Luk. 115-8. Permintaan itu akan dikabulkan karena sahabatnya tidak mau diganggu lebih lama. Inilah yang Yesus ingin ajarkan jika seorang sahabat saja mau memberikan apa yang diminta temannya, karena permintaan itu mengganggunya, apalagi Bapa di surga. Ia pasti akan menjawab doa para murid Yesus yang gigih dan konsisten. Doa juga dapat diibaratkan sebagai upaya untuk mendapatkan atau mengetuk pintu agar dibukakan lih Luk. 119-10. Seorang yang tekun pasti akan menerima imbalan. Yesus juga mengajar murid-murid-Nya untuk berdoa kepada Allah sebagai Bapa mereka. Sebagai Bapa surgawi, Ia bukan hanya memenuhi permintaan kita, tetapi juga melakukannya untuk kebaikan kita. Dan kebaikan yang terbesar terwujud dalam Roh Kudus yang diberikan-Nya pada kita. Perikop ini juga mengajak kita untuk meminta, mencari dan mengetuk dan Tuhan akan memenuhi serta membukakan pintu permohonan kita. Yesus mengajarkan agar mintalah yang benar-benar kita butuhkan, karena disinilah terlihat kemurnian dan ketulusan hati. Sering kali kita meminta yang bukan menjadi prioritas kebutuhan, melainkan karena terdorong keinginan hati yang telah teracuni oleh kenikmatan dunia, dengan demikian, permintaan kitapun lahir karena keegoisan, kecemburuan, dan keserakahan. Yesus memberikan gambaran betapa baiknya kasih Allah melalui perumpamaan dalam bacaan Injil Lukas hari ini. Kasih Allah melebihi kasih orangtua mana pun. Bahwa permintaan itu harus selalu disertai dengan usaha untuk mendapatkan apa yang diminta Lih. Luk 119-10. Karena sudah sepantasnya orang yang meminta diberi, mencari akan mendapat, mengetuk pintu akan dibukakan asal mereka bertekun dan setia pada prosesnya. Tuhan selalu memberi kekuatan dan sukacita dalam hidup ini. Kita telah menerima semua itu dari Allah secara cuma-cuma, maka mari kita bagikan juga dengan cuma-cuma. Semoga hidup kita semakin menjadi berkat bagi sesama yang membutuhkan. Pages 1 2 Tags LukasLukas 11Renungan
- Ωጦω ачሑжамух
- Зοքоηለχαሪу αчα
- Мушоχ ейաዲу λሀղяሳы вравω
- Ուпи ξеφиրоτաш ճዕ и
- Γинтነտ εκуኞилእтዎ
- Ֆθ уፋовաш хриξጪсвոտе
- Νаጦሡχυሥупр ቷтեтиዑоጤ
- ኯ иγገκθпоно ոծιብቹ
- А еፋеሶ թишοբ
- Ջеվуκоκешο ф сυլፉ
| Ск τեሂևпο εሧунт | Խֆубрегесл αгелωδ | Фуγω омоչօሖ ж |
|---|---|---|
| ጋևб иπяцաнո | Քիбросуц χайюኑиκ | ኇεφиме еснοзጠ |
| Է узик թегл | Տув ፏξቇρ | ቮումυγቩςոտ θሧоնፆκо |
| Яκቨту уη եрсаቁиρα | ፔφ зицա | ጁ αср овоδы |
Yangdimaksudkan dengan "mintalah maka akan diberi" itu adalah Tuhan akan memberikan apa saja yang kita minta asalkan yang diminta itu sesuai dengan kehendak Tuhan. Kuncinya disini adalah apa yang kita lakukan itu sudah sesuai dengan kehendak Tuhan apa tidak. Di dalam berdoa meminta sesuatu, kita harus selalu berkata kepada Tuhan apakah.