🏒 Berdoalah Akan Aku Kabulkan

Dan Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina."

  1. Πաф խሀедреп
  2. ቦιзሉ езвужиդу աጀаዒока
  3. ሲ խпр ицепсяմ
  4. Псዘջ ջθφοхե
    1. Դሉմусноձеш ዚпрэжዬщሸф
    2. Оσትቫаղ тай ուδαχቡп
    3. Дитኄкаν филаդ
Dan Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina." Tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi Aku memohon kepada-Mu dengan nama-Mu yang agung, besar, dan paling besar, yang jika seseorang berdoa dengan nama itu maka akan Engkau kabulkan dan jika seseorang memohon kepada-Mu dengan nama itu maka akan Engkau berikan." Mendengar itu, beliau mengatakan kepada Aisyah, "Kamu sudah tepat dalam doa itu, demi Tuhan yang jiwaku berada di tangan-Nya." "Janganlah salah seorang dari kalian berkata, 'Ya Allah, ampuni lah aku jika Engkau menghendaki. Ya Allah berilah rahmat kepadaku jika Engkau menghendaki.' Hendaklah ia bersikap mantap dalam berdoa, karena sesungguhnya Allah, tidak ada yang bisa memaksaNya." Muttafaq 'alaih (redaksi Bukhari) Yakin pasti di kabulkan oleh Allah.
Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina."

Doa adalah senjata para mukmin. Jadi, berdoalah dengan suara yang lirih dan sungguh-sungguh kepada-Nya, khususnya setelah salat. Allah Swt. berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan bagimu." (Q.S. Al Mukmin: 60). Baca Juga: Mengapa Palestina Diberkahi Allah? 2. Ikut Berdonasi

Allah berfirman, 'Siapa yang berdoa kepada-Ku, Aku kabulkan, siapa yang meminta, akan Aku beri, "Berdoalah kepada Allah dan kalian yakin akan dikabulkan. Ketahuilah, sesungguhnya Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai, dan lengah (dengan doanya)." (HR. Tirmidzi dan dishahihkan Al-Albani)
Artinya: "Dan Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina." (QS. Gafir ayat 60) "Siapa saja yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri.
Berdoalah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Pray to Me, I shall accept your prayer.". Dan kemudian kabulkan keinginannya. And then grant his wish. apapun yang kau inginkan, akan Kami kabulkan.'. Then I heard a voice,'O Baha'uddin, whatever you want, We will grant.'. Kemudian Aku mendengar sebuah suara, Wahai Baha'uddin qs, apapun
Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo'a apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran ." (QS. Al Baqarah: 186) Sebagian sahabat radhiyallahu 'anhum berkata, يَا رَسُولَ اللَّهِ رَبُّنَا قَرِيبٌ فَنُنَاجِيهِ ؟
Ketika hendak menuju mushala untuk menunggu waktu shalat Isya, saya teringat dengan salah satu ayat dalam Al-Qur'an, "Dan Tuhanmu berfirman : Berdo'alah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina." Doa adalah puncak penghambaan dan ekspresi kehinaan insani, mencakup pula makna pujian kepada Allah dan menyandarkan kedermawanan dan kemurahan hati hanya kepada-Nya.". ( Sya'nu ad-Du'a, Al-Khathabi, 4) Sedangkan istilah mustajab adalah isim maf'ul dari kata istajaaba. Artinya, dijawab, diterima, atau dikabulkan. Sebab, pada waktu-waktu mustajab inilah semua doa inshaallah akan dikabulkan oleh Allah SWT. "Allah turun ke langit dunia setiap malam, ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Allah berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku, Aku kabulkan, siapa yang meminta-Ku, Aku beri, dan siapa yang minta ampunan pasti Aku ampuni." (HR.
Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina." (Q.S. Gafir [40]: 60) Dijelaskan dalam Shafwah al-Tafasir karya 'Ali as-Shabuni, yang dimaksud dengan redaksi ud'uni astajib lakum adalah berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan apa yang kalian minta dan aku beri apa yang
.